Langsung ke konten utama

Postingan

Postingan terbaru
MISTIK KOSMIK ST. FRANSISKUS ASISI Visi sakramental Kristiani tentang ciptaan dapat mencegah ide yang memisahkan Allah dan ciptaan (dualisme), roh dan materi, badan dan jiwa, langit dan bumi. Gagasan sakramental ini sesungguhnya berakar dalam Kitab Suci, khususnya Kitab Mazmur. Ciptaan Allah menyingkapkan dan mencerminkan kebesaran dan keluhuran Pencipta, keindahan dan kelembutan-Nya. Segala ciptaan merupakan penyataan diri Allah dan komunikasi diri Allah kepada manusia. Dengan demikian manusia dapat berjumpa, mengalami dan mengkotemplasikan Allah dalam dan melalui ciptaan-Nya. Sayangnya, sepanjang millenium pertama, warisan spiritual yang bersumber pada Kitab Suci itu, menghilang dari praksis hidup beriman serta praksis kesucian Kristiani. G.K. Chesterton, sebagaimana dikutip Leonardo Boff, mengingatkan kita akan kekosongan dimensi itu dalam konsep kesucian kristiani.  Pada periode millennium pertama kekristenan, kesucian berarti menjauhi dunia dan sesama. Para rahib pergi ke pada...
PUASA DAN PANTANG Bagaimanakah berpuasa yang benar menurut ajaran Gereja Katolik, kapan dan bagaimana puasa itu dilakukan? Pertama-tama perlu kita ketahui dulu alasan mengapa kita berpuasa dan berpantang. Bagi kita orang Katolik, puasa dan pantang artinya adalah tanda pertobatan, tanda penyangkalan diri, dan tanda kita mempersatukan sedikit pengorbanan kita dengan pengorbanan Yesus di kayu salib sebagai silih dosa kita dan demi mendoakan keselamatan dunia. Jadi puasa dan pantang bagi kita tak pernah terlepas dari doa. Dalam masa prapaska, maka puasa, pantang dan doa disertai juga dengan perbuatan amal kasih bersama-sama dengan anggota Gereja yang lain. Dengan demikian, pantang dan puasa bagi kita orang Katolik merupakan  latihan rohani yang mendekatkan diri pada Tuhan dan sesama , dan  bukan  untuk hal lain, seperti diit/ supaya kurus, menghemat, dll. Dengan mendekatkan dan menyatukan diri dengan Tuhan, maka kehendak-Nya menjadi kehendak kita. Dan karena kehendak Tuhan ya...
Valentine Asal-Usul Hari Valentine dalam Tradisi Katolik Hari Valentine, yang dirayakan pada tanggal 14 Februari, berasal dari penghormatan terhadap Santo Valentinus, seorang martir Katolik. Menurut sejarah Gereja Katolik, Santo Valentinus adalah seorang imam di Roma pada abad ke-3 Masehi. Ia dieksekusi pada tanggal tersebut (sekitar tahun 269 M) karena membantu pasangan muda menikah secara rahasia di bawah kekuasaan Kaisar Claudius II, yang melarang pernikahan prajurit. Legenda lain menyebutkan ia menyembuhkan anak tunanetra dari seorang pejabat Romawi, yang membuatnya dihukum mati. Gereja Katolik mengakuinya sebagai santo, dan relikuinya disimpan di Basilika Santo Valentinus di Terni, Italia. Pandangan Gereja Katolik Hari Valentine bukanlah hari raya resmi dalam kalender liturgi Katolik, seperti Natal atau Paskah. Namun, Gereja mengadakan perayaannya sebagai kesempatan untuk merayakan kasih sayang, termasuk cinta kepada Tuhan, keluarga, dan sesama manusia. Paus Fransiskus pernah meny...
Sosiologi Agama-Ajaran Sosial Gereja Sosiologi agama merupakan salah satu cabang utama sosiologi yang mempelajari hubungan antara agama dan masyarakat. Bidang ini tidak hanya mengkaji keyakinan spiritual individu, tetapi juga bagaimana agama mempengaruhi struktur sosial, perilaku kolektif, dan institusi seperti keluarga, politik, dan ekonomi. Para sosiolog memandang agama sebagai fenomena sosial yang dinamis, yang terbentuk oleh konteks budaya, sejarah, dan kekuatan sosial. Dalam era globalisasi, sosiologi agama membantu menjelaskan fenomena seperti fundamentalisme, sekularisasi, dan konflik antaragama. Blog Informatif  ini akan menguraikan teori-teori kunci, fungsi agama dalam masyarakat, serta isu-isu kontemporer yang relevan. Teori-Teori Utama dalam Sosiologi Agama Sosiologi agama berkembang dari pemikiran para tokoh klasik. Berikut adalah teori utama yang membentuk dasar pemahaman bidang ini: 1. Fungsionalisme (Émile Durkheim) Durkheim, dalam karyanya  The Elementary Forms...