NATAL Sejarah Natal Katolik berakar pada penetapan 25 Desember sebagai hari kelahiran Yesus oleh Paus Julius I pada abad ke-4 (sekitar tahun 336-354 M) di Roma, menggantikan festival musim dingin pagan seperti Sol Invictus . Meskipun Alkitab tidak menyebutkan tanggal pastinya, Gereja Katolik menetapkan Natal sebagai perayaan inkarnasi Allah menjadi manusia. Tradisi ini berkembang dengan adanya masa Adven, Misa Malam Natal, dan kandang Natal yang dipopulerkan oleh St. Fransiskus Assisi pada 1223. Poin-Poin Penting Sejarah Natal Katolik: Penetapan Tanggal (Abad ke-4): Paus Julius I memilih 25 Desember untuk mengkristenkan perayaan Romawi kuno Dies Natalis Solis Invicti (Hari Lahir Matahari yang Tak Terkalahkan). Ini menegaskan Yesus sebagai "Matahari Kebenaran" Dasar Teologis: Selain festival Romawi, penetapan 25 Desember didasarkan pada penafsiran teologis bahwa Yesus dikandung pada 25 Maret (yang diyakini sebagai tanggal kematian-Nya, seri...
SEBUAH REFLEKSI (KESADARAN EKOLOGI) OLEH : F.X. WELLY Salve Saudara/i yang dikasihi oleh Tuhan. Paus Fransiskus dalam ensiklik Laudato-Si artikel 1-2 mengungkapkan keprihatinannya karena hancurnya bumi sebagai rumah kita bersama dengan menyatakan bahwa ibu pertiwi yang memelihara dan mengasuh kita dengan aneka ragam buah-buahan beserta bunga yang warna-warni sekarang telah menjerit karena segala kerusakan yang telah kita timpakan padanya, karena penggunaan dan penyalahgunaan yang tidak bertanggung jawab atas kekayaan yang telah diletakkan Allah di dalamnya. Keprihatinan Paus tersebut lahir dari kenyataan bahwa hidup manusia saat ini banyak menimbulkan kecemasan. Setiap tahun manusia menghasilkan ratusan juta ton limbah yang sebagian besar tidak membusuk secara biologis seperti limbah domestik dan perusahaan limbah pembongkaran bangunan, limbah klinis, elektronik dan industri, yang sebagian besar radioaktif dan sangat beracun. Akibatnya bumi sebagai rumah kita bersama mulai t...