Rabu, 15 Juli 2026

Mendengarkan dengan Hati yang Terbuka

Mendengarkan dengan Hati yang Terbuka



"Barangsiapa mempunyai telinga, hendaklah ia mendengar." (Mat 13:9)

Dalam kesibukan hidup, kita sering mendengar banyak suara: tuntutan pekerjaan, media sosial, kekhawatiran, dan keinginan diri sendiri. Namun, di tengah semua itu, Tuhan tetap berbicara dengan lembut melalui Sabda-Nya. Persoalannya bukan apakah Tuhan masih berbicara, melainkan apakah hati kita masih mau mendengarkan.

Yesus mengajak setiap orang untuk menjadi tanah yang subur, yaitu hati yang siap menerima benih firman Tuhan. Tanah yang subur tidak berarti hidup tanpa masalah, tetapi hati yang rela dibentuk, dikoreksi, dan dipimpin oleh Tuhan. Ketika Sabda-Nya diterima dengan iman dan diwujudkan dalam tindakan, benih itu akan menghasilkan buah berupa kasih, pengampunan, kesabaran, dan damai sejahtera.

Hari ini, marilah kita bertanya kepada diri sendiri: Apakah hati saya dipenuhi oleh kekhawatiran sehingga Sabda Tuhan sulit bertumbuh? Ataukah saya menyediakan waktu untuk berdoa, membaca Kitab Suci, dan membiarkan Tuhan membimbing setiap keputusan saya?

Semoga kita tidak hanya menjadi pendengar Sabda, tetapi juga pelaku Sabda. Dengan demikian, hidup kita menjadi kesaksian yang membawa harapan bagi keluarga, lingkungan kerja, dan sesama.

Doa

Tuhan Yesus, bukalah hati kami agar mampu mendengarkan suara-Mu di tengah hiruk-pikuk kehidupan. Jadikanlah hati kami tanah yang subur bagi Sabda-Mu, sehingga kami menghasilkan buah kasih, kesetiaan, dan pengharapan. Bimbinglah setiap langkah kami agar semakin serupa dengan kehendak-Mu. Amin.

Aksi Hari Ini

Luangkan waktu 10–15 menit untuk membaca dan merenungkan Sabda Tuhan, lalu lakukan satu tindakan kasih yang nyata kepada seseorang tanpa mengharapkan balasan.

Tidak ada komentar:

Posting Komentar

HR. SP. Maria dari Gunung Karmel

  Peringatan Santa Perawan Maria dari Gunung Karmel "Maria, Bunda yang Menuntun Kita kepada Kristus" "Lakukanlah apa yang...