Senin, 22 Mei 2023

AKU HIDUP DI TENGAH-TENGAH MASYARAKAT (Sisi Agama)

 

Umat Kristen hidup di tengah masyarakat bangsa Indonesia yang menghadapi berbagai pergumulan sosial kemasyarakatan, antara lain kemiskinan, pengangguran, mutu kesehatan yang rendah, dan gangguan keamanan. Di satu pihak pergumulan itu juga dihadapi setiap umat Kristen namun di pihak lain umat Kristenjuga dituntut untuk memikirkan jalan keluarnya bagi orang lain. Bagaimana tugas dan tanggung jawabumat Kristen dalam masyarakat? Bagaimana bentuk partisipasi nyata umat Kristen? Bagaimana mewujudkan iman dalam tindakan nyata? Permasalahan ini akan dijawab melalui pembahasan berikut ini.

Tanggung Jawab Orang Kristen (pengikut Yesus)/umat Katolik dalam Masyarakat

Allah berkehendak agar manusia berkarya di dunia ini. Mandat untuk berkarya ini disebut mandat budaya atau mandat pembangunan (Kejadian 1: 28). Hal ini berarti umat Kristen (Gereja) yangberada di dunia khususnya di Indonesia harus secara sungguh-sungguh dan nyata berkarya membangun bangsa dan negara bagi kebaikan seluruh warga Negara.

Tuhan Yesus menyatakan bahwa orang percayaadalah garam dan terang dunia (Mat. 5:13-16). Hal ini menunjuk kepada kedudukan dan tanggung jawab orang Kristen dalam masyarakat untuk menghadirkan keselamatan Allah di dalam dunia dan kepastiannilai-nilai Injil tentang keadilan,berdasarkan kepatuhan dan amanat mengasihi yang diajarkan Yesus Kristus.

Alkitab memberikan alasan dan arahan kepada orang Kristen sebagai warga negara sehubungandengan kedudukan dan tanggung jawabnya terhadap masyarakat Indonesia, diantaranya sebagai berikut: ketaatan kepada pemerintah, dinyatakan Alkitab dalam Roma 13: 1-7 dan 1 Petrus 2: 11-17. Jadi orangKristen dipanggil supaya taat kepada pemerintah. Rakyat harus mengakui hak pemerintah untuk meminta ketaatan dalam segala hal yang termasuk tugas dan wewenang pemerintah. Kita taat kepadapemerintah demi kehendak Allah. Namun ketaatan kepada pemerintah ada batasnya. Jika pemerintahmelarang kita apa yang tidak boleh dilarangnya, patutlah kita menolak tindakan semacamitu (KisahParaRasul 4).

Tetapi jika pemerintah memerintahkan apa yang boleh diperintahkannya, maka ketaatankepadanya bersifat wajib dan merupakan panggilan kepada setiap warga negaranya. Orang Kristen juga harus berdoa syafaat bagi pemerintah (1 Tim. 2: 1-4). Berdoa untuk pemerintah bukan berarti menyembah kepada pemerintah, atau pemujaan kepadanya. Dalam doa kepada Tuhan untuk pemerintah, kita mengucap syukur bahwa Tuhan telah menetapkan para pemerintah. Jika kita mempunyai pemerintah yang dapat memelihara kesejahteraan dan tata tertib, maka gereja harus mengucapkan syukur kepada Tuhan. Dalam pada itu kita memohonkan kebijaksanaandan ketaatan melakukan tugasnya menurut kehendak Tuhan, sehingga dalam pemerintahan duniainipun akan berlaku pula pemerintahan dan kuasa Tuhan.

Selanjutnya dalam doa kita memohonkan juga keampunan atas dosa-dosa, mohonbelas kasihan, dan anugerah-Nya atas pemerintah. Namun demikian doa itu ada batasnya. Jika pemerintah sama sekali sudah mengabaikan keadilan dan ketertiban, bahkan sudah menjadi alat anti Kristen, maka doa dibatasi pada permohonan agar Tuhan melepaskan dari segala perbuatan yang jahat. Alkitab juga mengatur tentang hak Allah atas pemerintah (Matius 22: 21). Dalampercakapanorang Farisi kepada Tuhan Yesus yang disertai maksud hendak menjerat Dia itu, mereka ingin mengetahui ketaatan kepada Tuhan Yesus itu akan membawa konsekuensi apakah bagi sikap kepadapemerintah. Dalam jawaban Tuhan Yesus dinyatakan supaya orang meninggalkan kepura-puraandantipu muslihat dan masuk dalam kebenaran kerajaan Allah. Maka jawaban Tuhan Yesus mengenai pertanyaan orang Farisi adalah: “Berikanlah kepada kaisar apa yang menjadi milik Kaisar, dan kepadaAllah apa yang wajib kamu berikan kepada Allah. Jadi sementara bersembah sujud kepada Tuhan, berikanlah kepada kaisar apa yang dari kaisar”.

Jika pemerintah meminta sesuatu dari kita, yang memang pemerintah berhak atasnya berdasarkan perintah Tuhan dan tugas yang diterimanya dari Tuhan, maka berikanlah itu kepada pemerintah. Pemerintah mempunyai hak untuk menuntut rakyat dalam ketaatannya menjaga tata tertib dan keamanan lingkungannya, memenuhi kewajiban membayar pajak, melakukan amal, dan perbuatan baik, berperan serta dalam program pemerintah, dan sebagainya. Alkitab juga menegaskan tentang pelayanan bagi kesehatan masyarakat (Luk. 4:18-19). Mewartakan kabar kesukaan adalah menjadi tugas orang Kristen baik pengajaran maupun pelayanankonkrit dalam hal peningkatan ekonomi, pembebasan dari keterbelakangan dan kemiskinan secarajasmani dan rohani.

Terimakasih sudah membaca....

Tidak ada komentar:

Posting Komentar

Sejarah Doa Ratu Surga dan Isi Doanya

Doa Ratu Surga ditetapkan untuk seluruh umat Katolik di seluruh dunia pada 20 April 1742 oleh Paus Benediktus XIV. Penetapan ini tertulis da...